melihat contoh

12 Jul 2015

semangat ibadah para ulama gencet kemalkeinginann amal kita

 

 

jikalau kita melihat contoh orang-orang terdahulu, contoh para ulama salaf, barangkali kita akan tercengang. bagaimana tidak? sungguh menakjubkan amal yang mereka lsayakan. semangat mereka amat luar bikeinginan. kontinuitas mereka dalam beramal selalu terjaga. di antara buktinya merupakan kisah-kisah berikut ini. paket umroh murah akhir tahun 2015

 

• waki’ bin al jarroh rahimahullah berkata, “al a’masy selama kurang lebih 70 tahun tidak pernah luput dari takarakatul ihrom.”
masya allah, lalu di manakah kita? tatkala mendengar adzan saja tidak dipedulikan. apalagi tak jarangnya telat dan bahkan tak jarang menempati shaf udik.
• al qodhi taqiyuddin sulaiman bin hamzah al maqdisi rahimahullah berkata, “saya tidaklah pernah shalat fardhu sendirian kecuali dua kali. dan ketika saya shalat sendirian, saya merkeinginan seakan-akan saya tidak shalat.” paket umroh murah akhir tahun 2015
lihatlah penyesalan sulaiman bin hamzah di atas. ia teramat duka luput dari shalat jama’ah. berbeda dengan kita yang tidak seduka itu. hati terkeinginan damai-damai saja (tidak ada rkeinginan menyesal) ketika shalat di rumah. kalau kita teringat akan pahala shalat jama’ah yang 27 derajat lebih mulia dari shalat sendirian, tentu kita tidak akan meninggalkannya.
• muhammad bin sama’ah rahimahullah berkata, “selama 40 tahun saya tidak pernah luput dari takarakatul ihram (bersama imam) walaupun sehari saja kecuali ketika ibuku meninggal dunia.”
lihatlah muhammad bin sama’ah alkeinginannnya merupakan ada udzur saja mudau tinggalkan shalat jama’ah. tidak mirip kita yang selalu kemukakan beribu alkeinginann, sibuklah, ada tugaslah, dan alkeinginann lainnya yang sebenarnya bukanlah udzur yang dibenarkan.
• dalam biografi sa’id bin al musayyib rahimahullah di kitab tahdzib at tahdzib disebutkan, “selama 40 tahun tidaklah dikumandangkan adzan melainkan sa’id telah berada di masjid.”
lihatlah semangat yang luar bikeinginan, berperjuangan sempurna waktu ketika shalat, berperjuangan on time sebelum adzan. tidak mirip kita yang masih asyik-asyikkan di depan tv, yang masih asyik-asyikan bercanda dengan sahabat, yang lebih senang bersama dengan istri dan anak-anak. wallahul musta’an.
• asy sya’bi rahimahullah berkata, “tidaklah adzan dikumandangkan sejak saya masuk islam melainkan saya telah berwudhu ketika itu.”
lihatlah bagaimana semangat asy sya’bi yang selalu berperjuangan pula shalat on time, bahkan sudah berwudhu sebelum waktu adzan.
ulama belakangan pun ada yang punya kisah demikian. syaikh ‘abdul ‘aziz bin ‘abdillah bin baz rahimahullahterkenal dengan semangat mudau dalam ibadah di samping mudau sudah ma’ruf dengan perbendaharaan ilmudiin yang amat luas. mudau merupakan orang yang rutin menjaga shalat sunnah rawatib, rajin menjaga dzikir-dzikir khusus dan rutin pula menjaga shalat malam (tahajjud).
• anak syaikh ‘abdul ‘aziz bin baz yang bernama ahmad berkata, “saya sudah lama mengetahui kalau ayahku selalu bangun tidur satu jam sebelum shalat shubuh dan ketika itu mudau shalat (tahajjud) sebanyak 11 raka’at (sudah termasuk witir, pen).”
dari sini maka sudah sepantasnya orang yang telah mengetahui suatu amalan agar semangat untuk mengamalkannya. menuntut ilmu agama bukanlah sekedar tambah wawkeinginann dan memperluas cakrawala. hendaklah orang yang sudah mendalami ilmu agama berperjuangan lebih giat lagi dalam ibadah alkeinginannnya merupakan mereka merupakan qudwah (contoh) bagi yang lain. jikalau orang yang menuntut ilmu agama telah semangat dalam kebaikan mirip ini, maka yang lain pun akan ikut termotivasi. namun jikalau mereka-mereka saja malas, maka yang lain pun mampu terpengaruh kebikeinginanan buruk tersebut. jadilah qudwah, jadilah teladan, barengkanlah ilmu dan amal. tetap perdalam dan rajin menuntut ilmu diin disertai semangat mengamalkan ilmu tersebut. ingat pula bahwa sebaik-baik amalan merupakan yang kontinu walaupun sedikit. paket umroh murah akhir tahun 2015

 


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive