sebab Kaga Dikabulkannya Doa

3 Jul 2015

sebab Kaga Dikabulkannya Doa

 

 

Seluruh kita sudah tentu biasa berdoa pada Gudinde. Kita memohon kepada-Nya supaya hajat da keperluan kita Ia kabulkan. Paket Umroh Promo Bulan Desember 2015 Saat kita betul-betul butuh, tdk jarang kita berdoa sambil mengiba pada Gudinde. Akan tetapi barangkali tdk jarang kita merasakan doa kita tdk dikabulkan, ataupun setidak-tidaknya tdk secepatnya dikabulkan.

Saat seseorang merasakan doanya tdk kunjung dikabulkan, tdk jarang semenjak sekarnag ini ia pun tdk pula berdoa da tdk punya harapan yakni doanya tetao dikabulkan oleh Gudinde. Padahal sikap seolah-olah di sini. diharamkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Beliau bersabda, “Doa salah adalah dalam kalian tetao dikabulkan selagi ia tdk buru-buru. (Yakni jika) ia berkata, ‘Aku telah berdoa pada Tuhanku, seandainya doaku tdk dikabulkan’. ” (HR Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, da Ahmad). Untuk lafazh Muslim disebutkan: “Ditanyakan, ‘Wahai Rasulullah, apa yg dituju oleh minta supaya doa secepatnya dikabulkan? ‘ Rasulullah shallallahu alaihi california sallam bersabda, ‘(Yakni) hamba ini berkata, ‘Aku berdoa da berdoa, seandainya doaku tdk dikabulkan’. ” (HR Muslim)
Kita semestinya menyadari yakni hadir melimpah sebab kenapa sebuah doa tdk secepatnya dikabulkan oleh Gudinde. Kita juga sebaiknya paham yakni hikmah tinggi tentu kerap hadir di dalam balik tdk dikabulkannya doa dalam sewaktu pesat. Di antara sebab da hikmah ini yaitu seperti beserta.
Perdana, boleh so penyebab tertundanya pengabulan doa kita yaitu disebabkan kita kaga melengkapi syarat-syarat diterimanya doa. Contohnya, kita tdk menghadirkan hati, tdk khusuk da tdk merendahkan sendiri sekarnag berdoa, kita berdoa tidak pada sewaktu dimana doa tetao gampang dikabulkan, ataupun kita kaga melengkapi syarat-syarat doa bermakna sebagainya.
Kedua, kadang-kadang doa tdk terkabul disebabkan sebab khusus seolah-olah disebabkan dosa yg kita kaga bertaubat darinya, disebabkan dosa di dalam dimana kita tdk bertaubat oleh bersih darinya, disebabkan makanan kita mengandung syubhat, ataupun disebabkan hadir hak milik masyarakat lain pada sendiri kita da kita kaga mengembalikannya. Oleh karena itu ini, kita sebaiknya bertaubat oleh taubatan nashuhah, oleh mencukupi syarat-syaratnya da memunculkan kembali hak masyarakat lain pada pemiliknya apa lagi dahulu hak masyarakat lain tersebut masih hadir pada sendiri kita. Inilah sebab terpenting tdk dikabulkannya doa. Disebutkan dalam hadits yakni Rasulullah shallallahu alaihi california sallam bersabda, “Hai Sa’ad (bin Abu Waqqash), makanlah makanan yg baik-baik, niscaya engkau sebagai masyarakat yg doanya dikabulkan. ” Juga disebutkan dalam sebuah hadits shahih bahwasanya Rasulullah mengisahkan seseorang yg rambutnya acak-acakan da berdebu maka menengadahkan tangannya ke langit guna berdoa, ‘Ya Gudinde, enseguida Gudinde. ‘ Padahal, makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram da keluarganya diberi makan dalam sumber yg haram. Tips doanya tetao dikabulkan? ” (HR Muslim, At-Tirmidzi, da Ahmad). Paket Umroh Promo Bulan Desember 2015 Oleh sebab itu,, kita harus berusaha membersihkan sendiri dalam seluruh kotoran dosa yg boleh sebagai menghalangi ‘jalan-jalan’ terkabulnya doa.
Ketiga, boleh so Gudinde tdk mengabulkan doa kita disebabkan Ia sengaja bakal menyimpan pahala doa kita tersebut guna Ia berikan pada kita di dalam akhirat kelak ataupun disebabkan Ia bakal menghilangkan keburukan dalam kita. Diriwayatkan dalam Ubadah container Ash-Shamit radhiyallahu anhu yakni Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Jika tadinya bumi hadir adalah muslim berdoa pada Gudinde oleh satu doa, jadi Ia tetao mengabulkan doa ini ataupun menghilangkan keburukan darinya, selagi ia tdk mengerjakan dosa ataupun memutus hubungan kekerabatan. ” Seseorang berkata, “Bagaimana bilamana kita memperbanyak doa? ” Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Allah tetao jauh melimpah pula mengabulkan doanya ataupun menghilangkan keburukan darinya. ” (HR At-Tirmidzi, Ahmad, da Al-Hakim). Untuk riwayat Al-Hakim hadir tambahan: “Atau Gudinde tetao menyimpan pahala seolah-olah doanya ini untuknya. ” (HR Al-Hakim). Dapat so, di sini. alangkah baiknya untuk kita, sebab oleh disimpannya pahala doa kita di dalam akhirat da baru dikasih pada kita sekarnag ini, jadi situasi ini tetao mengangkat derajat da martabat kita di dalam akhirat. Sewaktu ini, kita tetao berbahagia da terlebih-lebih berharap sekiranya segala pahala doa kita disimpan da baru dibagikan di dalam akhirat.
Ke-4, penundaan terkabulnya doa termasuk salah satu sistem ujian dalam Gudinde pada seseorang. Gudinde menginginkan mengukur iman masyarakat ini. Saat doa tdk secepatnya dikabulkan, syetan membisikkan benak jahat pada seseorang, oleh berkata kepadanya, “Apa yg kita minta ini hadir pada Gudinde. Akan tetapi kenapa doa kita tdk secepatnya dikabulkan? ” Setelah jua, syetan tetao menyusupkan bisikan-bisikan jahat sebagainya. Seluruh muslim harus melawan bisikan-bisikan jahat seolah-olah ini da mengusirnya dalam dirinya, oleh seluruh sarana. Ia harus paham yakni boleh so Gudinde tdk secepatnya mengabulkan doanya disebabkan Gudinde bakal mengukur imannya. Saat doa tdk secepatnya dikabulkan, jadi iman seseorang teruji da terlihatlah perbedaan antara masyarakat beriman sejati oleh masyarakat beriman gadungan. Sikap adalah mukmin tdk tetao bertukar kepada Tuhannya doang disebabkan doanya tdk secepatnya dikabulkan da bahkan ia makin rajin beribadah kepada-Nya.
Kelima, tdk secepatnya dikabulkannya doa semestinya menyebabkan adalah muslim belajar da menyadari sebuah hakikat bermakna. Merupakan yakni ia yaitu hamba Gudinde, sementara Gudinde iadalah pemilik segala-galanya. Pemilik mempunyai hak berbuat apa aja kepada miliknya, manjur menyediakan ataupun tdk menyediakan. Jika Gudinde mau menyediakan, jadi ini salah satu sistem keadilan-Nya da Ia tentu punya agrumen yg mantap guna ini. Sedangkan andai Ia tdk menyediakan, itupun salah satu sistem keadilan-Nya da Ia juga tentu punya agrumen yg mantap guna ini. Nyata baiknya kita merenungkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sesudah Perdamaian Hudaibiyah yg sepintas maka merugikan Rasulullah da kaum muslimin. Saat ini beliau bersabda, “Aku Rasulullah da Gudinde tdk tetao sempat tetao menelantarkan aku. ” (HR Al-Bukhari, Muslim, da Ahmad).
Keenam, kadang-kadang doa yg tdk secepatnya dikabulkan justru tetao menyebabkan kita makin dekat pada Gudinde, tetap bersimpuh di dalam hadapan-Nya, kerap merendahkan sendiri da berlindung sendiri kepada-Nya. Sebaliknya, tdk jarang andai permintaan kita dikabulkan, jadi kita sebagai jauh aktif, maka kita tdk pula ingat pada Gudinde, tdk reguest da berdoa kepada-Nya, padahal keduanya yaitu inti ibadah. Inilah realitas sebagian tinggi kita. Buktinya, andai tdk hadir cobaan jadi kita tdk berlindung pada Gudinde.
Ketujuh, boleh so terkabulnya doa kita justru tetao menjadikan kita berbuat dosa, tetao berdampak buruk pada agama kita, ataupun tetao sebagai fitnah untuk kita. Ataupun boleh juga apa yg kita minta ini sepintas maka manjur untuk kita padahal sesungguhnya tdk manjur untuk kita. Dalam demikian di sini. terutama untuk seseorang yg mengajukan permintaan khusus yg paling spesifik pada Gudinde da tdk berdoa oleh doa-doa yg telah dituntunkan dalam Al-Qur’an ataupun yg diriwayatkan dalam Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Oleh karena itu ini sebaiknya kita memperhatikan doa-doa yg hadir dalam Al-Qur’an da Sunnah Rasulullah.
Kedelapan, setiap doa punya ketentuan da takaran. Termasuk tdk naik akal, hari di sini. seseorang yg amat fakit da tdk menjalankan kerja yg signifikan berdoa supaya ia sebagai milyarder kaya confín pada esok paginya. Doa punya takaran, syarat, sebab, prolog, upaya keras, da terlebih-lebih pengorbanan yg tinggi.
Kita harus ingat yakni ketika Nabi Ya’qub ‘alaihissalam kemusnahan bocah kesayangannya, Nabi Yusuf ‘alaihissalam, beliau tdk henti-hentinya berdoa da berdoa. Seandainya pengabulan doa beliau tertunda maka sewaktu yg lama, maka hadir yg mengatakan, “Nabi Ya’qub berdoa selama empat puluh 1 tahun. ” Penderitaan da cobaan yg dialami Nabi Ya’qub ‘alaihissalam makin naik. Anaknya yang lain, Bunyamin, juga hilang, sampai-sampai kedua matanya buta disebabkan kesedihan yg intensif. Kendati demikian, beliau tentu optimis yakni seluruh penderitaan tersebut sebuah sekarnag tetao berakhir. Saat itulah, beliau berkata, “Mudah-mudahan Gudinde mendatangkan mereka seluruh kepadaku, senyatanya Rato Maha Mengenal pula Mahabijaksana. ” (Yusuf: 83).
Demikian jua, Nabi Vena ‘alaihissalam sempat berdoa pada Gudinde “Ya Tuhan kami, senyatanya Engkau menyediakan pada Fir’aun da pemuka-pemuka kaumnya perhiasan da harta kekayaan pada kehidupan penjuru. Ya Tuhan kami, akibatnya mereka menyesatkan (manusia) dalam jalan-Mu. Ya Tuhan kami, binasakan harta benda mereka, da kuncilah mati hati mereka, disebabkan mereka tdk beriman maka mereka memahami siksaan yg pedih. ” (Yunus: 88). Akan tetapi konon Gudinde baru mengabulkan doa beliau tersebut, seperti yg dinyatakan oleh Gudinde “Sesungguhnya permohonan kalian berdua dikabulkan” (Yunus: 89), sesudah empat puluh 1 tahun lamanya! Padahal yg berdoa yaitu Nabi Vena ‘alaihissalam, salah adalah dalam rasul-rasul Ulul ‘Azmi, sedangkan yg mengamininya yaitu Nabi Harun ‘alaihissalam, adalah nabi yg mulia. Keduanya telah melengkapi seluruh syarat da etika berdoa. Sementara aspek yg didoakan celaka yaitu Fir’aun da konco-konconya, yg telah benar manusia amet dzalim, fasik, da kafir sekarnag ini. Kendatipun begitu, doa Nabi Vena tdk secepatnya dikabulkan Gudinde, sebab doa tersebut yaitu doa yg tdk sembarang doa. Diperlukan upaya keras da pengorbanan guna mewujudkannya. Itulah yg dituju oleh takaran doa. Lalu di sini. harus betul-betul kita pahami.
Paket Umroh Promo Bulan Desember 2015 Itulah semua situasi yg sebagai penyebab sebuah doa tdk terkabul, beserta hikmah yg hadir dibaliknya. Dgn memahami penyebab-peyebab da hikmah-hikmah tersebut, moga-moga kita sebagai orang-orang yg tdk sempat bosan berdoa, disebabkan doa yaitu inti ibadah. Wallahu a’lam bish-shawab


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive